--==** Silahkan Baca Sesuka hati anda.....!! Jangan lupa klik buku tamu ...!!**==--
Tampilkan postingan dengan label flash8. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label flash8. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Januari 2012

klik kanan

Membuat sebuah aplikasi yang kreatif itu menyenangkan. Banyak fitur yang ternyata berguna tapi kadang keberadaanya jarang dikenal atau dipakai. selain SharedObject, fitur lain yang jarang digunakan tetapi menyenangkan adalah fitur klik kanan.
Yang digunakan secara umum untuk menghilangkan menu klik kanan (seperti zoom, quality, print) dan menu di atas (seperti file, view,control) secara permanen, kita bisa menggunakan fungsi
fscommand(“showmenu”,false);
dengan menset showmenu menjadi false, maka tampilan menu di atas dan di klik kanan (kecuali settings dan about) akan hilang. Hanya jika flashnya dibuka lewat browser ketika klik kanan menu tetap muncul. Untuk mendisable sama sekali menu klik kanan, saya belum tahu caranya :( tapi setidaknya ada cara untuk mengakalinya:
- jika hasilnya ditampilkan lewat browser, buat fungsi javascript buat mendisable klik kanan.
- jika hasilnya ditampilkan lewat projector, convert swfnya dengan software 3rd party untuk jadi standalone projector baru, hasil akhirnya sama seperti yang ada di beberapa CD interaktif yang tidak bisa diklik kanan.
Customize klik kanan
Ternyata eh ternyata.. ada lagi cara lain untuk customize fungsi klik kanan yaitu dengan object ContextMenu dan ContextMenuItem.
Mari kita buat contohnya..
Kita akan membuat aplikasi berisi kotak yang bisa di-cut atau di-copy, kemudian bisa di-paste di sembarang tempat seperti gambar ini:
klikkananhack.jpg
Caranya. Pertama2 buat movieclip, drag ke stage, klik movieclip, lihat properties, beri instance name: kotak_mc. Kemudian buat dynamic text, klik, lihat properties, isi bagian var dengan nama isiDinamikTeks. Kemudian pada frame berikan actionscript berikut:
01function potong()
02{
03 cutBukanCopy = true;
04 kotak_mc._alpha = 30;
05 isiDinamikTeks = "sekarang klik kanan di sembarang tempat\nuntuk memindahkan objek";
06}
07 
08function salin()
09{
10 cutBukanCopy = false;
11 isiDinamikTeks = "sekarang klik kanan di sembarang tempat\nuntuk membuat objek baru";
12}
13 
14function tempel()
15{
16 if(isiDinamikTeks == "silakan klik kanan di kotak")
17 {
18    isiDinamikTeks = "woooiii... belum diapa-apain itu..\nklik cut atau copy dulu baru klik paste disini";
19 }
20 else if(cutBukanCopy)
21 {
22    setProperty(kotak_mc, _x, _xmouse);
23    setProperty(kotak_mc, _y, _ymouse);
24    kotak_mc._alpha = 100;
25    isiDinamikTeks = "silakan klik kanan di kotak";
26 }
27 else
28 {
29    duplicateMovieClip(kotak_mc, "kotak"+i+"_mc", i);
30    setProperty("kotak"+i+"_mc", _x, _xmouse);
31    setProperty("kotak"+i+"_mc", _y, _ymouse);
32    i++;
33 }
34}
35 
36var listMenuKotak:ContextMenu = new ContextMenu();
37var listMenuRoot:ContextMenu = new ContextMenu();
38var cutMenu:ContextMenuItem = new ContextMenuItem("cut kotak", potong);
39var copyMenu:ContextMenuItem = new ContextMenuItem("copy kotak", salin);
40var pasteMenu:ContextMenuItem = new ContextMenuItem("paste kotak", tempel);
41var i:Number = new Number(1);
42var cutBukanCopy:Boolean = new Boolean();
43var isiDinamikTeks:String = new String("silakan klik kanan di kotak");
44 
45listMenuKotak.hideBuiltInItems();
46listMenuKotak.customItems = [cutMenu,copyMenu];
47 
48listMenuRoot.hideBuiltInItems();
49listMenuRoot.customItems = [pasteMenu];
50 
51kotak_mc.menu = listMenuKotak;
52_root.menu = listMenuRoot;
Kalau mau lihat file jadinya, silakan unduh contohnya di http://www.box.net/shared/5bkdzxckcc [size 8KB]
Mendeteksi Klik Kanan
Biasanya kita mendeteksi input dari user adalah ketika mousenya mengklik objek, dan itu defaultnya kita mendeteksi objek tersebut diklik kiri mouse. Lalu bagaimana cara mendeteksi klik kanan?
:D kalau ini mungkin jarang yang tahu, karena ini tidak dalam dokumentasi yang disertakan Flash. Eh tapi ini tahu ya? Hehehe.. ini baca di e-book ‘flash hacks’
Jadi ternyata ada fungsi ASnative() yang tidak terdokumentasi dan bisa jadi backdoor ke fungsi-fungsi yang ada di flash (mungkin saya ceritakan lebih lengkap kapan2 :P ).
Nah, untuk mendeteksi klik kanan, kita bisa menggunakan fungsi ASnative(800,2)(2). Contoh sederhananya seperti ini:
1onEnterFrame = function()
2{
3 if(ASnative(800,2)(2))
4 {
5    trace("klik kanan terdeteksi");
6 }
7}
Lanjudkan...!!! »»  

Animasi Preloader Flash

Membuat aplikasi atau animasi Flash yang ditujukan untuk disimpan di website, tidak sebebas membuat Flash untuk desktop (dari Harddisk atau CD). Masalahnya, kecepatan transfer datanya jauh berbeda kalau langsung baca di harddisk dibandingkan lewat jaringan internet (apalagi bagi para ‘fakir bandwith’ :D ). Maka dari itu umumnya Flash yang ada di internet menggunakan tampilan awalnya tulisan loading…. Karena file swfnya harus diload dulu sama si browser, kalau buka website HTML kan diload juga ya? cuman karena isinya tulisan jadi loadingnya cepet (karena cuma sekian KiloByte), beda kan kalau isinya full gambar atau full flash? cmiiw.
Tujuan utama preloader sih sederhana: supaya orang yang mengakses halaman Flashnya itu tau kalau Flashnya sedang diload dulu. Bayangkan kalau tidak ada preloader, mungkin orang itu mengira halamannya kosong, padahal itu karena loading halaman Flashnya belum selesai. Akan lebih baik lagi kalau ada keterangan progress loading swf-nya. misalkan ada keterangan yang diload sudah sekian % (persen), atau sekian KiloByte dari sekian KiloByte, atau ada animasi yang merepresentasikannya (yang paling sederhana seperti progress bar), dll.
#1 buat File Flashnya
Kosongkan Frame 1 atau geser movie sebenarnya ke Frame 2 dst, karena di Frame 1 ini akan diisi untuk tampilan preloader. Kemudian, supaya animasi ‘progress bar’nya kelihatan (ngga tiba-tiba 100%) berarti file size Flashnya harus besar, jadi sengaja Saya masukkan file gambar yg sizenya 1MB di Frame 2, hehehe… (lagian ini kan buat dummy-nya aja).
Jadi begini, ketika Flashnya dijalankan movie akan berhenti di Frame 1 yg menampilkan progress loading file-nya, terus kalau udah selesai loadingnya, movie pindah ke Frame 2.
#2 buat Tampilan Preloadernya

Untuk latihan ini mah, buat yang sederhana aja dulu… jadi di tampilannya ada progress bar dan tulisan loading sekian %-nya. Pertama untuk progress bar-nya buat dulu movieclip (klik menu insert>new symbol>movieclip>beri nama). Kemudian copykan ke stage, di propertiesnya beri movieclip tersebut instance name yg unik (nama instance ini nanti akan dipanggil di actionscript, misalkan di Flash yg saya buat namanya mc_bar).
Kedua untuk tulisan loadingnya buat sebuah dynamic text, beri variable-nya (disini misalkan nama variabelnya teks_persentase).
preloader2.jpg

Ketiga, berikan ActionScript di Frame 1 ini sebagai berikut:
01stop(); //supaya berhenti di frame 1 ini
02 
03// deklarasi variabel (optional, ga perlu sebenarnya) :
04var ukuranTerload:Number;
05var ukuranTotal:Number;
06var teks_persentase:String;
07 
08    /*  *************************************************
09        // fungsi onEnterFrame berikut akan dieksekusi berulang2
10        // selama movie ini masih berada di Frame 1
11        // kemudian jika byte yg sudah diload = total byte
12        // maka movie akan pindah ke Frame 2, gotoAndStop(2)
13        *********************************************** */
14 
15onEnterFrame = function()
16{
17    ukuranTerload = getBytesLoaded();
18    ukuranTotal = getBytesTotal();
19    teks_persentase = "Loading " + Math.round(1000*(ukuranTerload/ukuranTotal))/10 + "%";
20    mc_bar._xscale = 100*ukuranTerload/ukuranTotal;
21    if(ukuranTerload == ukuranTotal)
22    {
23        gotoAndStop(2);
24    }
25}
Sedikit keterangan tentang script diatas, fungsi getBytesLoaded() akan mereturn jumlah byte yang sedang didownload, fungsi getBytesTotal() akan mereturn jumlah byte total file tersebut. Math.round itu untuk convert angka desimal ke integer terdekat (sengaja Saya buat begitu supaya ada angka dibelakang koma 1 digit :D ). Terakhir, property _xscale itu untuk resize ukuran movieclip mc_bar sesuai total persentasenya.
Terakhir, mengingat prinsip utama preloader, jangan berikan animasi berat2 untuk preloadernya, karena kalau gitu mah sama aja dengan loading preloader :lol: tapi ok juga: preloader dari preloader.
#3 Simulasikan Streamingnya
Untuk melihat hasil Flashnya, klik menu control>test movie (atau tekan ctrl+enter). Langsung ke Frame 2? tidak kelihatan waktu loadingnya? Hehehe…. untuk membuat simulasinya, setelah keluar movie hasil Flashnya tersebut, klik menu view>download settings>terus pilih koneksi yg mau disimulasikan, kemudian pilih menu>view>simulate download, dan… Jreng 3x… semakin lemot koneksi yg dipilih, semakin lambat si ‘progress bar’-nya penuh. Ya, hasilnya nanti kira-kira seperti inilah:
preloader.jpg
Contoh flashnya saya upload di:
Lanjudkan...!!! »»  

Membuat Autorun Sendiri +Tampilan Menunya


automenu.jpg
#1 Untuk CD/DVD
Ketika kita membuat sebuah CD untuk orang lain, kadang kita ingin ketika orang tersebut memasukkan CD maka muncullah tulisan yang perlu dibaca dahulu atau ada sebuah aplikasi yang berjalan secara otomatis beberapa saat begitu CD dimasukkan. Nah, ketika itulah kita perlu membuat CD yang mempunyai autorun.
Karena Saya pernah membuat beberapa CD interaktif (lihat mini-portfolio Saya :P ), setidaknya ada beberapa cara-cara praktis yang ingin Saya tuliskan disini, eh bentar, disclaimer dulu!!! apa yang Saya tuliskan disini adalah murni dari pengalaman, Jadi jangan tertawakan ya kalau ada cara-cara yang agak aneh… :mrgreen: oh iya cara-cara yang Saya pakai disini tingkat keberhasilannya mencapai 68% pada komputer yang ber-OS windows (artinya hasilnya tidak semuanya berhasil).
Ok, sekarang, bagaimana caranya? Hehehe gampaang… sediakan contoh CD yang sudah ada autorunnya seperti CD bonus majalah atau CD interaktif apapun. Pertama-tama coba kita pelajari apa yang ada di CD yang ada autorunnya tetapi tidak di CD biasa, Anda lihat? ya benar! itu dia, sebuah file bernama ‘autorun’ yang berekstensi ‘inf’. Nah sekarang kita lihat-lihat isinya… coba double klik
auto.jpg
Adapun cara membuat file autorun.inf adalah sebagai berikut:
1. Membuat File Autorun.inf
- buka notepad
- ketik:
[autorun]
open=namaFile.exeYangMauDiJalankanOtomatisPadaCDnya
icon=namaFileIkon.icoYangMauDijadikanIkonPadaCDTersebut
contoh:
[autorun]
open=mySalman.exe
icon=mySalman.exe
- klik save as
- pilih ‘save as type’-nya all files (jangan text!) kemudian beri nama autorun.inf (namanya harus autorun + ekstensinya harus inf)
- copy-kan file autorun.inf ke CD tersebut
perhatian:
- cara lain membuatnya adalah dengan kopipes+edit
- file autorun.inf harus berada di root utama CD tersebut, sedangkan file .exe yg diautorun boleh setara dengannya atau di folder bawahnya
- aturan penulisan di Windows tidak case sensitive
- file yang bisa berjalan otomatis pada autorun hanya file application (*.exe, *.bat, *.com, *.hta, dsb) sedangkan untuk file-file lain tidak, tetapi ada cara meng’akali’nya yaitu dengan membuat aplikasi yang membuka file lain secara otomatis berikut caranya:
2. Membuat Autorun File Selain Application
- buka notepad
- ketik:
start namaFileYgMauDibuka.xxx
contoh:
start sebuahFolderDalamCDKlik!Salman.pdf
- klik save as
- pilih ‘save as type’-nya all files (jangan text!) kemudian beri nama kemudian beri ekstensi .bat
- copy-kan file .bat ke CD tersebut
- jangan lupa pada autorun.inf yang di-open adalah file .bat tersebut
bat.jpg
3. Membuat Menu Autorun
Misalkan kita ingin memberikan pilihan kepada User yang memasukkan CD kita —apakah mau membaca readme, menjalankan aplikasi, atau browse isi CD— maka kita perlu membuat sebuah menu autorun yang berisi pilihan-pilihan tersebut. Kita dapat membuatnya dengan beberapa cara yaitu menggunakan software khusus pembuat autorun, misalnya autoplay menu builder, demoshield, dsb. ini adalah cara paling mudah. Atau bisa juga kita buat aplikasi sendiri dengan membuat program console maupun dengan tampilan visual.
Karena Saya terbiasa menggunakan Flash maka Saya lebih senang membuat aplikasi menu autorun dengan menggunakan Flash (selain juga karena mudah membuatnya dan mengkastemaiznya).
fles.jpg
ActionScript penting yang digunakan kali ini adalah fscommand (“exec”,”namafile.bat”) untuk menjalankan file .bat yang telah kita isikan script yg sebelumnya dan getURL(““) untuk meng-explore isi CD kita. Penjelasannya adalah sebagai berikut:
fscommand(command:String, parameters:String) : Void
untuk menjalankan aplikasi kita bisa memakai command ‘exec’ yang mempunyai parameter berupa path dari aplikasi dan mempunyai kegunaan untuk mengeksekusi sebuah aplikasi. Perintah exec hanya akan bekerja dari file Flash projector (tidak bisa dari SWF). Perintah exec juga hanya akan mengeksekusi file yang berada di subdirektori yang bernama fscommand (ntah kenapa nama foldernya harus fscommand, tapi biarlah terserah developer yg buatnya…) jadi kesimpulannya, file-file .bat akan kita simpan di folder fscommand ini yang nantinya akan dipanggil oleh sang Flash projector. contoh: di sebuah tombol kita berikan script tombol.onRelease=function(){fscommand(“exec”,”buka.bat”)} maka dia akan mengeksekusi aplikasi buka.bat yang ada di folder fscommand yang setara dengan path dari file flash tersebut.

getURL(url:String, [window:String, [method:String]]) : Void
action getURL biasanya dipakai untuk me-load sebuah dokumen dari suatu URL spesifik ke sebuah window atau melewatkan variabel ke aplikasi lain ke URL lain. misalnya kita buat sebuah tombol dengan script tombol.onRelease=function(){getURL(“http://faisalman.wordpress.com”, “_blank”)} yang akan membuka browser dan menuju ke halaman yang dituju, atau getURL(“mailto:blablabla@balabala.com”)untuk mengirimkan ke email. Nah, untuk meng-explore path CD kita ternyata bisa dengan mengosongkan URL dalam action getURL(“”) maka dia akan meng-explore path Flash tersebut berada –yang ada di path utama CD kita.
Peringatan!!! : Tambahan lagi, browser defaultnya harus IE (ih, ketinggalan jaman) kalau ngga cara ini 68% akan gagal.
update lagi: eh, ternyata yang seperti ini ada trik untuk mengakalinya :) lihat di http://www.actionscript.org/resources/articles/693/1/
Kemudian pada bla…bla…bla… pokoknya nanti hasilnya akan seperti ini:
automenu.jpg
keterangan: ikon-ikonnya dibuat dengan teknik tracing (lihat artikel sebelumnya)
lieurkah? nah karena Saya sudah mulai malas menulis, lebih baik langsung liat contohnya saja. Silahkan unduh di http://tinyurl.com/F4154LMAN-template-autorun disitu sudah ada source fla dan contoh bagaimana nanti hirarki dan isi dari CDnya. Sekian. [euh,udah males nulis, kapan2 disambung lagi]
gambar terakhir, contoh aplikasi autorun yang pernah Saya (dan kawan2 Pustena) buat pada CD interaktif GAMAIS 2006, kalau Anda mahasiswa ITB angkatan 2006 maka 90% pasti punya CDnya.
cdg.jpg
kalau ada sumur di ladang bolehlah kita menumpang ngamen, kalau ada umur panjang bolehlah Saya meminta komen (comment –red).
Berikut beberapa link yang ada dari wikipedia tentang autorun
#2 Untuk Flashdisk
Buatlah file dengan nama desktop.ini (perhatikan caranya sama seperti membuat autorun.inf, yaitu dengan menggunakan notepad). File ini berguna untuk mengubah background flashdisk, warna text, dan memberikan label infotip untuk flashdisk kita. Adapun isinya adalah sebagai berikut:
[.ShellClassInfo]
InfoTip= Faisalmandisk :: jika anda sedang meminjam, jagalah Flashdisk ini baik-baik
[ExtShellFolderViews]
[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]
IconArea_Image= gambarbackground.jpg
IconArea_Text= 0xcc00aa
Script ini saya lihat dari sebuah contoh file…
- Ganti kalimat infotip untuk mengganti label flashdisk.
- Ganti iconarea_image dengan gambar yang ingin dijadikan background, misal gambarnya bernama gambarsaya.jpg yang ada di dalam folder bernama foldergambar maka IconArea_Image=foldergambargambarsaya.jpg
- Ganti nilai iconarea_text dengan warna pilihan (pada contoh disini 0xc00aa merupakan nilai hexa dari warna ungu, coba ubah nilai hexa-nya jadi 0xffffff atau 0×000000, warna apa yang terjadi?)
Kemudian, buat juga file autorun.inf jika kita ingin mengubah icon flashdisk kita dan menjalankan program autoplay yang telah kita buat sendiri. Isi autorun.inf adalah sebagai berikut (dengan asumsi di flashdisk kita sudah tersedia file yg namanya ReadMe.exe dan ikonFaisalman.ico):

[Autorun]
Open = ReadMe.exe
Icon = ikonFaisalman.ico
Action=Faisalmandisk – Baca dulu peringatan ini!!!
shellexecute = ReadMe.exe
shellopencommand = ReadMe.exe
shellautocommand = ReadMe.exe
Teknik autorun ini banyak dipakai oleh virus-virus yang menyebar lewat flashdisk. Lihat gambar di bawah ini, background flashdisk kita sudah berubah menjadi gambar (warnanya saya biarkan default). dan yang menarik, tulisan Action pada autorun.inf akan ditampilkan pada saat autoplay…autoupdate.jpg
Kemudian lihat gambar yang satu lagi ini,ketika membuka explorer maka label infotip kita akan muncul disitu. Dan.. wow, icon flashdisk kita sudah berubah !!! labelinfotip.jpg
update 13 Januari: waduh, tulisan saya ini dibajak orang :( hiks. buat para pembajak.. kalau mau mbajak tolong cantumkan juga link kesini http://faisalman.wordpress.com/2007/07/28/membuat-autorun-sendiri-tampilan-menunya/
update 15 Februari: ehm, ternyata masalah autorun yg gak jalan di Flashdisk itu karena settingan registry di komputer user.. ini saya baca di sebuah e-book cuman lupa, nanti saya update lagi :)
update 19 Desember 2008: ada sebuah komentar menarik dari mas Yaufani Adam, mungkin ini penting juga
mas faisalman, tadi pagi saya nemu masalah ini fscommand exec ga jalan di flash CS3 nie di URL ini
http://www.northcode.com/blog.php/2007/08/14/FSCommand-EXEC-is-Broken-in-Flash-CS3
trus solusinya disini:
http://www.northcode.com/blog.php/2007/08/07/Conquering-FSCommand-EXEC-Part-1-Proxy

sumber
Lanjudkan...!!! »»  

Rabu, 11 Januari 2012

timer

Timer yang akan kita buat di bawah ini dapat anda gunakan pada sebuah game yang terdapat waktunya. Tutorial di bawah ini hanya memuat bagaimana membuat timernya saja. Jika anda ingin membuat player menang setelah waktu menunjukan 0 misalnya, anda dapat menambahkan sendiri scriptnya. Ada 2 jenis timer yang, bertambah dan timer yang berkurang.
Bertambah
1. Buatlah 3 buah dynamic text dengan masing-masing var second, minute, hour
2. Buatlah 2 buah static text dengan masing masing diberi tanda :
3. Tata objek-objek yang ada hingga seperti gambar di bawah ini
letak-timer
Letak objek
4. Klik frame 1 dan tekan F9 pada kotak dialog yang muncul masukkan script berikut
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
fps = 0;
detik = 0;
menit = 0;
jam = 0;
onEnterFrame = function () {
 //menambahkan angka 0 pada second jika detik kurang dari 10
 if (detik<10) {
  second = "0"+detik;
 } else {
  second = detik;
 }
 //menambahkan angka 0 pada minute jika menit kurang dari 10
 if (menit<10) {
  minute = "0"+menit;
 } else {
  minute = menit;
 }
 //menambahkan angka 0 pada hour jika jam kurang dari 10
 if (jam<10) {
  hour = "0"+jam;
 } else {
  hour = jam;
 }
 //fps ditambah 1 secara terus menerus
 fps++;
 //jika fps sama dengan 20
 if (fps == 20) {
  //fps menjadi 0
  fps = 0;
  //detik ditambah 1
  detik += 1;
 }
 //jika detik sama dengan 60
 if (detik == 60) {
  //detik menjadi 0
  detik = 0;
  //menit ditambah 1
  menit += 1;
 }
 //jika menit sama dengan 60
 if (menit == 60) {
  //menit menjadi 0
  menit = 0;
  //jam ditambah 1
  jam += 1;
 }
};
5. Pada script di atas tertulis  if (fps == 20) {. Angka yeng terdapat pada tulisan tersebut ditulis berdasarkan frame rate pada stage. Jadi misalnya anda menggunakan frame rate 12 maka anda mengganti tulisannya menjadi seperti ini : if (fps == 12) {. Untuk mengubah frame rate stage berikut caranya: Pastikan anda tidak menyeleksi satu objek pun di stage lalu buka panel properties dengan menekan Ctrl+F3 pada keyboard. Kemudian ubah nilai Frame Rate di panel properties tersebut.
frame-rate
Letak Frame rate di panel properties
6. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
Waktunya bertambah
Berkurang
1. Untuk membuat timer yang berkurang anda cukup mengubah script di atas dengan script di bawah ini:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
fps = 0;
//silahkan tentukan nilai detik, menit, dan jam seseuai keinginan
detik = 60;
menit = 0;
jam = 2;
onEnterFrame = function () {
 //menambahkan angka 0 pada second jika detik kurang dari 10
 if (detik<10) {
  second = "0"+detik;
 } else {
  second = detik;
 }
 //menambahkan angka 0 pada minute jika menit kurang dari 10
 if (menit<10) {
  minute = "0"+menit;
 } else {
  minute = menit;
 }
 //menambahkan angka 0 pada hour jika jam kurang dari 10
 if (jam<10) {
  hour = "0"+jam;
 } else {
  hour = jam;
 }
 //fps ditambah 1 secara terus menerus
 fps++;
 //jika fps sama dengan 20
 if (fps == 20) {
  //fps menjadi 0
  fps = 0;
  //detik dikurangi 1
  detik -= 1;
 }
 //jika detik sama dengan 0
 if (detik == 0) {
  //detik menjadi 59
  detik = 59;
  //menit dikurangi 1
  menit -= 1;
 }
 //jika menit sama dengan 0
 if (menit == 0) {
  //menit menjadi 59
  menit = 59;
  //jam dikurangi 1
  jam -= 1;
 }
};
2. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
Lanjudkan...!!! »»  

game angka

Apabila anda ingin membuat game interaktif tentang game matematika, anda dapat menggunakan tutorial dibawah ini. Tutorial yang diberikan masih dalam bentuk dasar anda dapat mengembangkannya sendiri.
1. Buatlah 3 buah dynamic text yang masing-masing Var diberi nama angka1, angka2, respon
2. Buatlah 1 buah input text yang Var diberi nama jawaban
3. Buatlah 2 buah button yang masing-masing diberi nama tombol_cek dan tombol_reset
4. Buatlah lambang + (sesuai keperluan, jika gamenya pembagian maka pakai lambang / ) dan = yang masing-masing di group
5. Lalu letakan seperti berikut ini:
Gambar peletakan
6. Berikan actionscript berikut pada tombol_jumlah
1
2
3
4
5
6
7
on (release) {
 if (jawaban == angka1+angka2) {
  respon = "benar";
 } else {
  respon = "salah";
 }
}
Ubah + pada  if (jawaban == angka1+angka2) { menjadi – untuk pengurangan, * untuk perkalian, / untuk pembagian. Contoh kalau ingin membuat game pembagian maka kondisinya menjadi if (jawaban == angka1/angka2) {
7. Berikan actionscript berikut pada tombol_reset
1
2
3
4
5
6
on (release) {
 angka1 = random(10);
 angka2 = random(10);
 jawaban = "";
 respon = "";
}
8. Berikan actionscript berikut pada frame layer
1
2
angka1 = random(10);
angka2 = random(10);
random(10) berarti mengacak angka antara 0-9. Nilainya dapat diubah. Misal ingin nilai acaknya 0-17 maka dapat anda ganti dengan random(18)
9. Terakhir test movie dengan menekan CTRL+ENTER
Lanjudkan...!!! »»  

efek Hujan

Tutorial kali ini membahas cara membuat efek hujan. Ada beragam cara cara membuatnya diantaranya dengan menggunakan animasi tween. Tapi pada tutorial ini kita akan menggunakan actionscript untuk membuatnya.
1. Buatlah sebuah flash document.
2. Tekan Ctrl+F3, pada panel properties yang muncul ubah warna Background menjadi berkode #000033
3. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada panel properties yang muncul masukkan script berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
//membuat sebuah movie clip kosong yang berisi jatuh
_root.createEmptyMovieClip("jatuh", 1);
//mengatur width sama dengan width stage dikali 2.5
width = Stage.width*2.5;
with (jatuh) {
 //membuat garis
 lineStyle(1, 0xFFFFFF, 100);
 lineTo(2, 10);
}
//membuat variable i dengan nilai kurang dari 250
for (i=0; i<50; i++) {
 //duplikasi jatuh dengan nama baru garis_hujan+i
 duplicateMovieClip(jatuh, "garis_hujan"+i, 10+i);
 //posisi x garis_hujan sama dengan nilai acak panjang stage
 _root["garis_hujan"+i]._x = random(Stage.width);
 //posisi y garis_hujan sama dengan nilai acak lebar stage
 _root["garis_hujan"+i]._y = random(Stage.height);
 //nilai variable kecepatan garis hujan sama dengan nilai acak 30 ditambah 10
 _root["garis_hujan"+i].kecepatan = random(30)+10;
 //nilai alpha`garis hujan sama dengan nilai acak 80 ditambah 20
 _root["garis_hujan"+i]._alpha = random(80)+20;
}
onEnterFrame = function () {
 //membuat variable i dengan nilai kurang dari 250
 for (i=0; i<50; i++) {
  //posisi x garis hujan ditambah variable kecepatan
  _root["garis_hujan"+i]._y += _root["garis_hujan"+i].kecepatan;
  //posisi y garis hujan ditambah variable kecepatan yang dibagi 4
  _root["garis_hujan"+i]._x += _root["garis_hujan"+i].kecepatan/4;
  //jika posisi x garis hujan lebih dari panjang stage
  if (_root["garis_hujan"+i]._x>Stage.width) {
   //posisi x garis hujan berada di nilai acak width dikurangi panjang stage dibagi 2
   _root["garis_hujan"+i]._x = random(width)-Stage.width/2;
   //posisi y garis hujan berada di koordinat 0
   _root["garis_hujan"+i]._y = 0;
  }
  //jika posisi y garis hujan lebih dari lebar stage
  if (_root["garis_hujan"+i]._y>Stage.height) {
   //posisi y garis hujan berada di koordinat 0
   _root["garis_hujan"+i]._y = 0;
   //posisi x garis hujan berada di nilai acak width dikurangi panjang stage dibagi 2
   _root["garis_hujan"+i]._x = random(width)-Stage.width/2;
  }
 }
};
4. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.
Lanjudkan...!!! »»  

jam digital

Kalender memang sudah ada dan bisa dilihat di masing-masing komputer dan rugi rasanya jika membuatnya. Hal ini tidak sepenuhnya benar. Jika anda membuat sebuah aplikasi dengan Flash dan anda membuatnya Fullscreen maka otomatis anda tidak dapat melihat jam begitu juga kalender yang ada di komputer. Oleh sebab itu di sinilah fungsi kita membuat kalender. Di bawah ini cara membuatnya :
1. Buatlah 4 buah Dynamic Text dengan masing-masing Var : hari, tanggal, bulan, tahun.
2. Ubah ukuran Dynamic Text sesuai panjang jumlah maksimal karakter yang akan dimuat.
3. Klik Frame 1 lalu tekan F9 dan masukan script berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
daftar_hari = new Array("Minggu", "Senin", "Selasa", "Rabu", "Kamis", "Jumat", "Sabtu");
daftar_bulan = new Array("Januari", "Februari", "Maret", "April", "Mei", "Juni", "Juli", "Agustus", "September", "Oktober", "November", "Desember");
onEnterFrame = function () {
 kalender = new Date();
 hari = daftar_hari[kalender.getDay()];
 tanggal = kalender.getDate();
 bulan = daftar_bulan[kalender.getMonth()];
 tahun = kalender.getFullYear();
};
4. Terakhir Test Movie dengan menekan Ctrl+Enter pada keyboard.
Lanjudkan...!!! »»  

kalender flash

Kalender memang sudah ada dan bisa dilihat di masing-masing komputer dan rugi rasanya jika membuatnya. Hal ini tidak sepenuhnya benar. Jika anda membuat sebuah aplikasi dengan Flash dan anda membuatnya Fullscreen maka otomatis anda tidak dapat melihat jam begitu juga kalender yang ada di komputer. Oleh sebab itu di sinilah fungsi kita membuat kalender. Di bawah ini cara membuatnya :
1. Buatlah 4 buah Dynamic Text dengan masing-masing Var : hari, tanggal, bulan, tahun.
2. Ubah ukuran Dynamic Text sesuai panjang jumlah maksimal karakter yang akan dimuat.
3. Klik Frame 1 lalu tekan F9 dan masukan script berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
daftar_hari = new Array("Minggu", "Senin", "Selasa", "Rabu", "Kamis", "Jumat", "Sabtu");
daftar_bulan = new Array("Januari", "Februari", "Maret", "April", "Mei", "Juni", "Juli", "Agustus", "September", "Oktober", "November", "Desember");
onEnterFrame = function () {
 kalender = new Date();
 hari = daftar_hari[kalender.getDay()];
 tanggal = kalender.getDate();
 bulan = daftar_bulan[kalender.getMonth()];
 tahun = kalender.getFullYear();
};
4. Terakhir Test Movie dengan menekan Ctrl+Enter pada keyboard.
Lanjudkan...!!! »»